Selasa, 27 September 2016
Jumat, 09 September 2016
Pick One of Two (Question & Answer)
Posted in
Games
|
02.46.00
| by
Meldinne
1. Pilih cokelat atau bunga?
A: Mungkin banyak yang bakal milih cokelat disini, but I prefer flowers. Kenapa? Cokelat emang enak, but I love bread, sky, flowers and you!
A: Spotify! Dari pertama udah jatuh cinta sama spotify. Apalagi waktu pertama masuk ke Indo, langsung download di AppStore. Yey.
3. Pilih siang atau malam?
A: Malam itu sejuk, bisa bikin tenang dan emang waktu untuk beristirahat. And ya... I love the city lights, the moon, and stars.
4. Pilih Windows atau Macbook?
A: Windows lebih enak secara penggunaannya, ga ribet juga. Tapi, Macbook ga bisa kena virus. But i have to choose, i choose Windows!
5. Pilih warna hitam atau putih?
A: Black is the new black, black beauty.
6. Pilih pantai atau gunung?
A: BEACH PLEASE! Imagine the sun, waves, sands, palm trees, bikinis, glasses, flip-flop, hammock, pinapple juice. Yum... I love summer :*
A: Summer is da best so far.
8. Pilih cowok jenggotan atau kumisan?
A: KUMIS! I do adore moustache. Titik!
9. Pilih cowok gemuk atau kurus?
A: Kalo kata orang, gemuk enak dipeluk. ^o^
10. Pilih kopi atau teh?
A: Mau kopi atau teh sebenernya sama-sama asik jadi temen ngobrol, but coffee is more relaxing.
11. Pilih rambut pendek atau panjang?
A: Maunya panjang, tapi gerah. Dipotong. Jadi pendek. Yaudah -_-
12. Pilih mobil atau motor?
A: I'm a four wheel-ian :)
13. Pilih iPhone atau Android?
A: iPhone 7 udah rilis nih... Asiknya gimana ya kira-kira?
14. Pilih celana atau rok?
A: Tergantung keadaannya, kalo sehari-hari nyamanan celana. Tapi kalo formal, rok sih.
15.Pilih telfonan atau chattingan?
A: Kalau sinyal kuat mah telfonan :p
16. Pilih Snapchat atau Snapgram?
A: Snapchat dong, yang pertama kali ngeluarin aplikasi sebelum Snapgram. Be a trendsetter not a follower. BOOM!
17. Pilih bola atau basket?
A: Bola.
18. Pilih nikah muda atau ntaran aja?
A: Nikah muda. Haha yaudah jangan ditanya kenapa. Intinya asik aja gitu kan kalo udah halal #AEHMATE
19. Pilih Themepark atau Waterpark?
A: Themepark.
20.Pilih pacar atau teman?
A: Teman dong. Jelas, dia yang bisa diajak curhat dan ada kapan aja setiap saat. Teman hidup tapi hahaha...
21. Dicintai atau mencintai?
A: Susah nih susah. Pertanyaan paling susah. Kayak postingan sebelumya, kalo urusan ini ngapain harus milih. Yang harus dilakuin itu give and give bukan take and give.
Questions by: Farid Ghozi (Abang gue paling bijak)
Thank you guys, udah baca postingan gue yang absurd kali ini. Seperti biasa, dibawah ini ada music yang bisa kalian dengerin, kebetulan ini request-an abang, dan ini lagu kesukaan abang. Check it out!
Selasa, 06 September 2016
A's Talk (About Relationship)
Ya hello, mumpung hari ini ada waktu lagi buat nulis, dan kayaknya gue bakal sering-sering banget nulis (Ga ada kerjaan, of course), jadinya gue mencoba untuk ngepost suatu obrolan kemaren malam gue dengan si abang. Ya, jadi gue ceritain dulu nih, gue di kampus punya 2 abang, kenapa namanya abang? Panggil aja mereka ini Ripsky dan Farid. Mereka gue paggil abang karena dulu waktu jaman gue botak, gue sempet pura-pura simulasi nyebar (Sosialisasi ke angkatan-angkatan) bareng mereka (Padahal gue seangkatan sama mereka) Nah, sejak saat itu, gue panggil mereka abang. Abang-abang gue ini yang dulu sering jadi tempat curhatan gue. Apapun ceritanya, mau gue lagi ada masalah bahkan sampai gue suka sama cowok pun, mereka tau.
Okeh langsung aja, malem ini, gue ngobrol sama salah satu abang gue, Ripsky. Topik bahasan malem ini, tentang Relationship. So, obrolan yang gue diskusikan dengan abang gue ini tentang kondisi-kondisi dalam suatu hubungan yang dimana kalian bisa lebih hadapin sampai tidak bisa dihadapin lagi (Gue mencoba ngurutin dari yang termudah sampai tersulit atau countdown). So, here it is!
4. Masih mengenang masa lalu (Nostalgia)
Semua orang pasti penah ngalamin kondisi yang namanya teringat akan sebuah kenangan. Entah, itu dengan orang lama yang dulu pernah bersama kita, atau dengan mereka yang dulu pernah membuat kita tertawa dan bahagia. Menurut abang, ga jadi sebuah masalah kalau kita pernah mengingatnya atau mengulang memori tersebut, asal tidak terlalu sering, ya cukup sekali atau dua kali. Biarlah memori itu hanya menjadi sebuah kenangan lama dan pembelajaran, lagipula kalau kita terus-menerus ingat hal tersebut, kapan bisa move-on? Atau mungkin, yang sudah mempunyai hubungan baru, hal-hal kayak gini bisa bikin galau dan ga bakal bisa mempercayai pasangan kalian.
"Mengingat tuh gapapa, tapi kita harus juga sadar kalo kita udah harus move-on atau punya pasangan dan dia lah yang bisa mengisi hati kita. ANJAS! Yang kita butuhin itu orang yang bisa melengkapi hati kita bukan yang cuma sekedar lewat"
3. Hadirnya orang baru dalam suatu hubungan
Ga dipungkiri, semua manusia adalah makhluk sosial dan hal itu yang mewajibkan kita untuk kenal satu sama lain. Kalau kata abang, "Jika kita udah mencintai satu orang, kita ga bakalan lihat yang lainnya, kita juga harus percaya sama pasangan kita. Walaupun yang lain itu lebih luar biasa dari pasangan kita sendiri. Itu yang ngebuat kita dan pasangan kita bakal langgeng. That's why kenapa dikit banget orang yang setia jaman sekarang" ANJAY! Abang gue keren juga kalo ngomong.
2. Ketidakpastian masa depan
Intinya kondisi ini lebih nge-gantugin suatu hubungan. Misalnya dia ga pernah ngomong serius sama kamu. ALERT: Khusus perempuan, INGET! Kalian butuh kepastian! Entah mungkin dia masih belom mau mengungkit masalah serius atau mungkin emang dia ga serius HAHA! Kalo ada orang yang kayak gini sih, kalo kata abang, abang angkat tangan deh. Boleh sih bercanda, tapi harus inget juga, dalam suatu hubungan tuh kalian ga boleh main-main guys... Sesekali, selingi dengan obrolan serius dengan pasangan kalian :)
1. Tidak ada restu orang tua
Kondisi ini adalah kondisi yang paling berat. Kalo kata abang, udah ga ada lagi yang bisa diharapin disini. Semua di hidup kita, mau-ga-mau berurusan sama yang namanya restu orang tua, terlebih restu ibu. Jadi abang gue punya cerita nih, ceritanya gini "Jadi abang punya temen. Nah, temennya ini punya adik perempuan. Kondisi adiknya ini udah pacaran lama banget sama pacarnya. Suatu hari, adiknya lagi jaga warung di depan rumahnya, terus ada laki-laki yang beli sembako di warungnya. Keesokan harinya, laki-laki yang lewat di depan rumahnya ngelamar si adik perempuan temennya abang. Pertamanya sih emang ga mau, tapi karena orang tuanya ngelihat kalau laki-laki ini lebih better dari pacarnya, makannya orang tuanya lebih restu ke laki-laki yang baru ini. Bahkan tahun depan mereka akan melangsungkan pernikahannya. Soal pacar lamanya? Hmm... entahlah"
Nah, sebenernya kondisi-kondisi diatas masih bisa kamu antisipasi dan mungkin bakal ga kamu temuin dalam hubungan kamu, kalau kamu sering melakukan hal-hal berikut ini:
Be yourself. Jadi diri kamu sendiri. Ga usah ngikutin gaya orang lain atau terhasut akan ucapan orang lain. Terutama untuk kamu yang perempuan, mungkin banyak perempuan lain diluar sana yang lebih cantik, lebih tinggi, dan lebih hebat dari pada kamu. Tapi jangan pesimis, inget, kamu itu amazing! terus gali kemampuan kamu. Dan inget, fisik bukan segalanya. Every girl is beautiful. Sometimes, it just takes the right guy to see it. Suatu saat akan ada laki-laki yang melihat kamu apa adanya kamu, dan dia bangga akan kamu.
Berikan kado atau kejutan manis di saat-saat tertentu, misalnya pas kalian lagi Annive. Apapun bentuk nya, gue yakin pasti pasangan kalian seneng banget. Ohiya dan inget satu hal, dalam sebuah hubungan kalian harus Give and Give bukan Take and Give.
Pegang tangannya pas lagi jalan berdua, bikin orang lain iri sama kamu dan pasangan kamu.
Bikinin makanan, bisa sarapan atau makan siang kesukaannya. Entah itu makanan utama, atau dessert. Dia pasti sangat menghargai kamu yang udah capek-capek dan ngerelain waktunya buat masak. Apalagi kamu yang suka masak :)
Temenin dia pas lagi melakukan hobi atau kegiatan favoritnya. Apapun yang kalian lakuin dan kemanapun kalian pergi. As long as you do it together :) Tapi, inget ya kasih dia space juga bersama teman-temannya.
Peluk! HUG IS ONE OF THE BEST FEELING IN THE WORLD!
Kasih kabar, ga perlu bertele-tele yang penting singkat, padat, dan jelas.
Jadilah pendengar yang baik. Menurut gue dan abang ini adalah hal terpenting dimana kalian bisa menemukan sebuah kenyamanan tersendiri dengan pasangan kalian. Apapun cerita atau masalah yang diobrolin, dengerin! SERIOUSLY, dengerin! Kalau bisa, kalian juga menanggapi obrolan itu, kasih solusi yang menurut kamu terbaik yang bisa kamu lakuin.
Ga cukup dengan hal-hal yang gue sebutin diatas karena setiap pasangan punya caranya masing-masing untuk membentuk hubungan yang nyaman dan harmonis. Find yours and you'll be happy for eternity.
- Infinity 8-
Minggu, 04 September 2016
Facts about Me! (Question & Answer)
Hello September, and well, hello Meldinnes. It's been so long since i didn't write on my blog. Lately, i've been busy doing my work. Yup, sekarang gue lagi ngerjain laporan Kerja Praktek dan as always karena gue sudah menjadi bagian dari himpunan mahasiswa, so yeah, ngurusin ini itu dan harus bolak-balik kampus. Ohiya, sekarang gue masuk semester 7 dan ga kerasa kemaren rasanya baru daftar ulang. Gue kerja praktek di proyek Gold Coast Sea View Office Tower, lokasinya ada di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Kerja praktek itu kayak magang gitu tapi kita hanya sekedar visit dan belajar aja, bedanya kalo magang kamu pasti bakal dikasih uang jajan hehe ._. Disana, sekitar satu setengah bulan meninjau proyek kayak ngeliatin proses penulangan, bekisting atau pengecoran (Ya, intinya proses terbangunnya sebuah gedung pencakar langit)
Yup, langsung aja, karena lagi ada waktu buat nulis dan agaknya ga ada kerjaan, jadi bisa nge-blog lagi (Yey!) Bahasan kali ini, gue coba mau ngulas tentang gue sendiri. Agak narsis ya, but ya it's me. Bukan Amel kalo ga narsis namanya. Well, sebelum mulai, gue mau minta saran nih, secara gue udah nge-blog dari tahun 2009 dan sekarang lagi nge-hits banget yang namanya VLOG! Jadi, rencanaya pengen bikin vlog yang mungkin bakalan di upload di youtube atau di blog ini. Gimana? Ya... Semoga bisa terwudjud ya bikin vlognya. Kalo mau tau apa isi vlog dan kapan aja gue nge-publish vlog keep stay on this blog. Okey, gue mulai facts about me. Here we go!
1. Setiap ada orang yang tau nama panjang gue, pasti dia langsung bilang "Namanya keren deh" Nah, dari mana sih nama gue ini dan apa sih artinya? Singkat cerita, gue lahir di Jakarta, 18 Juli 1996 di RS. Omni Medical Center, Pulomas. Waktu gue lahir, gue ga ditemenin bokap, dia lagi ada di Amerika, waktu itu dia lagi masa pelatihan. Sampai pada akhirnya gue lahir dan sudah diperbolehkan pulang tapi sampai saat itu gue belom punya nama. Terus nyokap gue nelfon bokap buat minta nama, bahkan susternya bingung karena sudah terlalu lama gue belom ada namanya (Mungkin untuk kebutuhan administrasi juga kali ya). Setelah ditelfon, bokap gue juga gatau apa nama yang pas buat gue. Secara gue beda 15 tahun sama kakak gue dan sebenernya bokap berharap banget kalo gue itu laki-laki (Bokap sampe udah beliin baju-baju cowok dan mobil-mobilan). Terus ternyata bokap punya temen selama masa pelatihan dia yang namanya Amel El Dinne Abdellah. Dia perempuan, pinter, bergelar doktor, dan orang Maroko. Lalu, bokap gue meng-copy-paste namanya ke gue. AND... ya! itulah nama gue. Jadi sebenernya nama gue nama copy-paste-an haha... eits, walaupun copy-paste-an ternyata artinya bagus juga. Amel artinya amalan, Eldinne artinya agama, dan Abdellah artinya hamba Allah. Yang berarti kalo digabung, Amalan agama hambanya Allah :)
2. Anak ke 3 dari 3 bersaudara? Iyap, bener banget gue anak ke 3 dari 3 bersaudara tapi seharusnya anak ke 4 dari 5 bersaudara. Loh kok gitu? Iya, jadi nyokap itu harusnya punya 5 anak which is, kakak gue yang pertama, Mba Astri, yang kedua, Mba Fanny, dan sebenernya ada yang ke-3 tapi nyokap keguguran. Nah, setelah keguguran itu, lahirlah gue. Dan, setelah gue, harusnya masih ada 1 lagi, tapi keguguran. So, kesimpulannya diatas gue dan dibawah gue keguguran.
3. Dari SD sampai SMA di sekolah yang sama, ga bosen? SD sampe SMA gue di Al-Azhar Kelapa Gading dan itu BOSAN SANGAT! Terus kenapa ga pindah? Hmm... Dulu susah bangun pagi, jadinya cari sekolah yang bener-bener deket sama rumah hehe. Udah gitu aja. Makasih :')
4. Kenapa memilih S1 Teknik Sipil? Cita-cita awal sih emang jadi Insinyur. Udah dari kecil tuh penasaran kenapa bangunan-bangunan itu bisa berdiri dengan kokohnya, selain itu, gue juga emang suka nge-gambar bahkan tadinya maunya masuk Arsitektur. Nah tapi disatu sisi, dulu gue sempet pengen jadi juru bicara kepresidenan RI haha, makannya gue suka dan tertarik ke politik dan sosial. Tadinya mau sempet belok ke ranah IPS, kalo ga masuk politik sosial, atau masuk ekonomi. Kenapa ekonomi? gue pengen banget bisa baca naik turunnya saham dan emang interest ke finance. Tapi balik lagi ke awal, jadinya memilih untuk ke Teknik.
5. About my daily life!
Susah berenti ngunyah, kerjaannya makan, nyemil. Ga bisa liat makanan nganggur dikit, gimana ga gendut, bawa badan aja udah berat sekarang. Kalo mandi lama, bisa sejam sendiri buat mandi doang. Tapi kalo udah kepepet telat ngampus, bisa cuma 5 menit doang buat mandi. My hobby is reading, writing and istening to music. Yup, suka banget sama novel bergenre romance dan mystery, terus buku-buku pengembangan diri I ADORE YOU. Suka nulis sama ngegambar juga. And last, ga boleh ketinggalan, gue suka banget Travelling! Anytime, anywhere, anyplace :)
So, thank you guys kali ini udah baca postingan blog gue. Ohiya, jangan lupa add me on Facebook, follow me on Twitter (@eldinneabd), AskFm and Instagram (@ameldinneabd) Now, here is one of my favorite Soundcloud songs. Hope you like it! Bye, see you next time.
Minggu, 14 Februari 2016
2016, Level Up Your Life
Posted in
2016
,
Resolutions
|
23.27.00
| by
Meldinne
Hello readers! it's been a long time (It's 2016 already) i didn't write any posts on my blog. So yeah, today I'm gonna write about my thoughts in 2016. First, welcome 2016 (Oh my god I'm so late to say this) and happy Chinese New Year (I'm not a Chinese but i know it's a year of golden monkey, right?). And i would like to thank to you who always read my blog and keep supporting me to write this blog.
So, the post I'm gonna write today is my thought about "What is your resolutions in 2016 as a student?". Right! as a student, study makes you survive in this life. It makes you get a smarter brain ('Cause you were born with a smart brain, of course and practice at school makes your brain perfect). You'll get a job as you want. Have a family, raise children and living your life easier. But, do you want to have your life as same as the others? Like I said before, finish your study, work for your boss, get married, raise a child, living life, etc.
Actually, school or campus give you many activities to join in such as extracuricullars, you can sign up as a volunteer in social events, join in chemistry or astronomy club, or be a member of student organization. It can improve your soft-skill for your life. Now, i want to know what is your activities at school or campus and what's the benefit that you will receive while you join those activities. Tell me on a comment box below Meldinnes!
Jumat, 25 April 2014
Pembahasan "Solusi Menyeluruh" Dalam Perencanaan
Saat ini pesawat antarplanet Mangalyaan sedang dalam penerbangan ke Mars. Jika sesuai rencana, pada 24 September 2014 pesawat ini akan sampai di sana. Ekspedisi ini membuat satu torehan penting dalam sejarah sains dan rekayasa Asia. India akan jadi negara Asia pertama yang mencapai Mars dan jadi negara ke-4 di dunia yang melakukannya. Para peneliti dari Indian Space Research Organisation ini ingin tahu apa yang salah pada planet Mars sehingga tak mampu mendukung kehidupan.
Solusi Menyeluruh
Peluncuran pesawat tadi tentu hebat. Namun, justru sikap gigih dalam mencari solusi secara menyeluruh sekaligus tak terganggu kondisi serba kekurangan itulah yang benar-benar dahsyat. Kendala keterbatasan dana malah melahirkan frugal innovation atau inovasi hemat. Sikap kesungguhan mencari solusi menyeluruh itulah yang perlu dipelajari dan berimbas ke kita.
Biaya ekspedisi ke Mars ini hanya tiga perempat biaya pembuatan film Hollywood bertema eksplorasi angkasa, yakni Gravity, yang menghabiskan dana sekitar 100 juta dollar AS. Sebagai perbandingan, ekspedisi NASA untuk ke Mars menghabiskan lebih dari 600 juta dollar AS. Oleh karena itu, New York Times justru menyoroti ekspedisi ini sebagai sebuah inovasi strategi bisnis yang cemerlang.
Kisah sukses di atas langsung mengingatkan kembali penulis pada buku The Fortune at The Bottom of the Pyramid karya CK Prahalad, seorang guru besar strategi dan bisnis internasional di University of Michigan Business School, AS. Dalam buku itu diungkapkan bagaimana strategi pembangunan dan juga kebijakan sangat mungkin bertolak pada dasar piramida ekonomi, yakni masyarakat berpenghasilan paling rendah yang biasanya paling banyak. Lebih dari itu, sebenarnya buku itu menyampaikan pemahaman mendalam bahwa solusi dari permasalahan apa pun harus menyeluruh dan tak boleh mengabaikan kendala dalam proses membuat solusinya.
Sebagai ilustrasi, sebuah pabrik kaki palsu Jaipur Foot di India diminta mendesain kaki palsu bagi masyarakat bawah, dasar piramida. Dalam mereka-cipta kaki palsu ini, para pendesain dituntut memperhitungkan kendala yang ada. Pertama, pengguna adalah kalangan masyarakat tak mampu. Kedua, proses pembuatannya harus menggunakan bahan lokal. Ketiga, pengguna kaki palsu ini kebanyakan petani yang harus berjalan jauh di jalanan buruk. Keempat, pengguna kaki palsu dalam ritualnya perlu dapat menyilangkan kakinya. Kelima, para pegawai pabrik yang ada punya keterbatasan keterampilan.
Akhirnya, pabrik ini berhasil merancang kaki palsu yang memenuhi lima persyaratan tadi. Jika di AS harga kaki palsu itu sekitar Rp 80 juta, pabrik ini berhasil memproduksinya dengan harga Rp 300.000 saja dan cocok serta awet dipakai di jalanan pedesaan.
Dari ilustrasi tadi, tampak bahwa proses pembuatan solusi dalam bentuk strategi bahkan desain harus terus-menerus memperhitungkan kendala dalam tiap tahapannya. Jika saja pabrik kaki palsu itu menjiplak desain kaki palsu dari AS yang mahal tadi, baru kemudian dimodifikasi untuk diproduksi di pabrik sederhana tersebut, kemungkinan besar akan gagal diproduksi atau tak laku dijual serta merugi. Tetapi, dengan selalu memasukkan unsur kendala dalam proses pembuatan desain dan strategi, solusi akhir menjadi menyeluruh, tak terhambat kendala lagi.
Teori optimasi juga menyampaikan pesan mirip: kendala harus selalu dilibatkan dalam proses penemuan solusi optimum. Kendala dipadukan ke dalam besaran obyektif yang hendak dioptimumkan sejak awal.
Kebijakan Pendidikan
Bagaimana jika cara pandang yang sama diterapkan pada pembuatan kebijakan pendidikan? Telah diketahui pendidikan dasar dan menengah di Indonesia punya kendala fasilitas sekolah dan guru bermutu yang belum tersebar dan tersedia secara mencukupi.
Lalu, apakah kebijakan pendidikan seperti kurikulum terdahulu sampai Kurikulum 2013, misalnya, sudah memperhitungkan kendala pendidikan kita tadi? Apakah desain pembelajaran yang direka-cipta sudah memungkinkan pelajar di daerah terpencil tetap belajar secara bermakna walau guru bermutu tak tersedia di sekolahnya? Atau apakah pelajar di pedalaman tetap bisa belajar sains secara baik meski fasilitas laboratorium di sekolahnya tak ada? Apa inovasi hemat Indonesia dalam strategi kebijakan pendidikan untuk keadaan di Tanah Air ini?
Kebijakan pendidikan harus direka-cipta dengan senantiasa memperhitungkan kendala yang ada. Kendala pendidikan tak boleh diabaikan. Cara menjiplak model pendidikan Finlandia, Singapura, Korea Selatan, dan AS jelas meragukan. Metode pendidikan mereka tak serta-merta cocok karena kendalanya berbeda. Indonesia harus menemukan solusinya sendiri.
Kecuali kurangnya guru bermutu serta penyebarannya yang terbatas dan fasilitas sekolah yang jauh dari memadai, infrastruktur di beberapa daerah sangat minim. Siswa di pedalaman ada yang harus berjalan kaki menembus hutan untuk bersekolah karena di desanya belum ada sekolah. Banyak siswa di pulau terpencil yang hanya punya satu guru. Buku dan listrik pun belum tentu tersedia. Bagaimana model pembelajaran yang memperhitungkan kendala ini?
Kendala-kendala di atas adalah fakta dunia pendidikan Indonesia, bahkan sampai hari ini. Mencari dan menunjukkan siapa penyebabnya tak guna. Lebih penting segera mereka-cipta solusi kebijakan pendidikan nasional yang membangun kasmaran belajar setiap siswa serta sudah memperhitungkan kendala-kendala tadi sebagai faktor utama dalam solusinya.
Sebaliknya, perlu dihentikan berbagai kebijakan boros serta yang justru tetap dihambat berbagai kendala. Misalnya, penciptaan model pembelajaran atau kurikulum yang mensyaratkan gurunya harus sudah kompeten tentu kecil manfaatnya. Ketersediaan guru kompeten di pelosok-pelosok jelas sulit atau mustahil dipenuhi dalam waktu dekat. Lalu, apakah anak-anak bangsa ini harus menunggu gurunya kompeten dahulu sebelum mereka dapat merasakan pendidikan bermutu?
Ini tantangan bagi Balitbang Kemdikbud ke depan untuk mereka-cipta model pembelajaran yang memang sungguh-sungguh memperhitungkan kendala yang ada. Untungnya, saat ini teknologi informasi tersedia murah dan dapat dimanfaatkan dalam mereka-cipta solusi pendidikan yang utuh menyeluruh.
Oleh: Iwan Pranoto (Guru Besar ITB)
Pembahasan Opini
Sumber: “Solusi Menyeluruh” yang terbit dalam surat kabar Kompas, 12 April 2014, oleh Iwan Pranoto (Guru Besar ITB)
Masalah-masalah yang dihadapi India kini semakin banyak dan kompleks. India memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia, dengan populasi lebih dari satu miliar jiwa, dan India adalah negara terbesar ketujuh berdasarkan ukuran wilayah geografis. Pendapatan per kapita India berdasarkan PPP hanya AS$ 3.262, berada di urutan ke-125 oleh Bank Dunia (Dibawah Indonesia).
Namun, dengan adanya masalah-masalah tersebut tidak menghentikan India untuk tetap berpikir kreatif dan inovatif dalam bidang-bidang lain yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh orang banyak. Sikap yang ditunjukkan oleh India yaitu sikap gigih, tekun, fokus, dan menemukan solusi terhadap apa yang dihadapi harusnya dipelajari oleh masyarakat di Indonesia, sehingga untuk menciptakan apa yang akan di rancang di masa depan sesuai dengan perencanaan dan usaha yang disiapkan dapat terwujud demi kemajuan dan kehidupan yang lebih baik untuk masyarakat Indonesia sendiri.
Dalam opini tersebut, meyakinkan pembaca bahwa disamping masalah-masalah yang dihadapi, seharusnya strategi untuk mencari solusi suatu permasalahan harus menyeluruh dan tersusun melalui kegiatan-kegiatan perencanaan, sehingga solusi tersebut tidak hanya asal jadi tetapi dampak dan akibatnya juga harus dipikirkan.
Faktor yang mempengaruhi manusia untuk berpikir secara terkonsep adalah dengan pendidikan. Pendidikan menjadi sangat penting karena pendidikan dapat memberikan pengetahuan tentang kehidupan dan lingkungan sekitar, serta menemukan perbedaan perspektif dalam mengembangkannya. Pendidikan membuat seseorang menjadi beradab dalam sikap dan percaya diri (seperti sikap gigih yang ditunjukkan oleh India dalam proses pembuatan pesawat antarplanet bikinannya). Pendidikan mengajarkan seseorang untuk berpikir analisis, kritis dalam menjawab dan memutuskan suatu persoalan. Indikator kemajuan sebuah bangsa juga dilihat dari pendidikan masyarakatnya.
Solusi untuk kebijakan pendidikan di Indonesia dengan banyaknya masalah-masalah seperti tidak meratanya dan kurangnya kualitas pendidikan serta keefektifan proses belajar mengajar dapat dikurangi dengan mulai mencari kendala yang ada, analisa dan pelajari, ketahui dampak dan akibatnya, mencari alternatif-alternatif dan solusi pilihan tepat yang didapat, terakhir sebelum diwudjudkan, dipikirkan kembali apakah langkah-langkah tersebut sudah efisien dan benar sesuai tujuan. Dengan demikian, solusi yang telah dibuat tidak hanya Cuma-Cuma tetapi mempunyai nilai plus tersendiri untuk direalisasikan.
(Pembahasan Opini ditulis oleh Amel El Dinne A. dalam mata kuliah Teknik Perencanaan, jurusan Teknik Sipil, fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti)
Langganan:
Postingan
(
Atom
)


